7.886 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Bandung Tercatat Penerima Vaksin, Belum Semua Dapat Panggilan

1 month ago ujang Comments Off on 7.886 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Bandung Tercatat Penerima Vaksin, Belum Semua Dapat Panggilan

Berita : 7.886 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Bandung Tercatat Penerima Vaksin, Belum Semua Dapat Panggilan.

loading dulu...

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Belum semua tenaga kesehatan di Kabupaten Bandung mendapat panggilan untuk menjalani vaksinasi Covid-19. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Grace Mediana, mengungkapkan, tenaga kesehatan di Kabupaten Bandung yang terdata mendapatkan vaksin sebanyak 7.886 orang.

“Sekarang masih berjalan (vaksinasi untuk tenaga kesehatan) karena ini masih merupakan hal baru, daftar menggunakan aplikasi ini,” ujar Grace, saat ditemui di kantornya yang berada di Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (18/1/2021).

Grace mengatakan, masih ada yang belum mendapatkan panggilan untuk divaksin. Menurutnya, itu masih proses.

Baca juga: Istri Jadi TKW, Suami di Indramayu Pilih Cari yang Baru, Alasannya Tak Kuat Tahan Kebutuhan Biologis

Baca juga: Kasus Longsor Cimanggung, Polisi Sudah Minta Keterangan Saksi Ahli, Tinggal dari Pihak Developer

“Pemanggilannya, setelah daftar dari aplikasi pedulilindungi. Nanti akan ada panggilan melalui SMS blast, kapan akan divaksinnya,” kata Grace.

Grace mengungkapkan, beberapa puskesmas sudah melaksanakan vaksinasi. Namun, belum bisa dipastikan berapa tenaga kesehatan yang sudah mendapatkan vaksin.

“Dinkes tahu enggak dari link tersebut, kan enggak tahu. Tahunya nanti setelah ada laporan manual dari faskes yang melakukan vaksinasi,” tuturnya.

Baca juga: Jawaban Menteri PAN-RB soal Usulan Dewan Agar Tenaga Honorer Diangkat Jadi PNS Tanpa Tes Dulu

Menurut Grace, di Kabupaten Bandung, ada 80 fasilitas pelayanan yang melakukan vaksin, terdiri atas 62 puskesmas, 3 RSUD, 7 RS swasta, dan 8  klinik mandiri klinik atau swasta. 

“Sampai hari ini, alhamdulillah tak ada laporan (efek samping),” ucapnya. (*)

loading...