Air Mata Cikandung: Destinasi Wisata Alam di Sumedang

0
3
views

Air Mata Cikandung: Destinasi Wisata Alam di Sumedang

Mata Air Cikandung merupakan salah satu destinasi wisata di Daerah Kabupaten Sumedang. Kalau para sobat traveler yang ingin berenang dalam suasana asri dengan pemandangan pesawahan bisa datang langsung ke lokasi Mata Air Cikandung. Sesuai namanya Mata Air Cikandung, di sini merupakan hulu dari sungai yang mengalir yaitu sungai Cikandung. Beberapa waktu lalu destinasi wisata ini pernah ramai di-posting oleh media traveler Sumedang karena memang Mata Air Cikandung ini memiliki air yang sangat jernih sehingga bagi yang memiliki ActionCam atau kamera Underwater bisa berfoto dibawah air.

loading...

Akses Menuju Lokasi

Akses menuju ke lokasi Mata Air Cikandung pun sangat mudah. Memang jauh kalau dari pusat kota, hanya patokannya kita bisa memulai perjalanan dari alun-alun Kecamatan Cimalaka. Dari alun-alun Kecamatan Cimalaka apabila kita datang dari arah Sumedang kota, tinggal belok kiri menuju arah Yonif 301 kemudian lurus hingga sampai di gerbang Yonif 301. Tidak jauh beberapa meter ke depan ada pertigaan menuju Dusun Cikandung (belok kiri dari arah yonif 301). Dari sana lurus kemudian ada perempatan. Kalian akan melihat gapura Dusun Cikandung di sebelah kanan, dari sana tinggal lurus nanti di sebelah kiri akan ada Gerbang yang menunjukan lokasi Mata Air Cikandung.

Pintu Masuk Destinasi Wisata Cikandung.

Sebenarnya apabila kalian akan ke Destinasi Wisata Mata Air Cikandung ini tidak perlu khawatir akan tersesat karena lokasi ini populer di Kecamatan Cimalaka dan di Sumedang tentunya. Kalau pun bingung pakai google maps kalian hanya perlu GPS (Gunakan Penduduk Setempat) tentunya untuk bertanya perihal lokasi tersebut. Lokasi Mata Air Cikandung ini lebih mudah apabila diakses melalui kendaraan pribadi. Dan tidak perlu khawatir masalah jalan menuju lokasi juga mulus alias masih bagus untuk dikases memakai motor ataupun mobil.

Harga Masuk yang Murah

Saat saya mengunjungi mata air ini, harganya  sangatlah murah yaitu hanya biaya parkir motor saja Rp2.000. Apabila ingin sewa ban, untuk ukuran yang kecil Rp5.000 dan ban ukuran yang besar itu Rp10.000. Kemudian perahu kecil yang bisa digunakan oleh anak kecil Rp10.000. Jadi apabila kalian hanya ingin berenang di Mata Air Cikandung ini, cukup  mengeluarkan biaya Rp2.000 saja.

Selain tempat parkir kendaraan, di sana juga ada warung-warung untuk membeli makanan. Karena destinasi wisata ini merupakan hulu sungai tempat keluarnya air murni dari alam kita juga harus menjaga lingkungan di sekitarnya jangan sampai sampah bekas makan atau minum dibuang ke air yang jernih ini.

Memang kalau melihat keberadaanya lokasi mata air yang besar dan bisa dipakai berenang memanglah jarang dan saat ini kita masih bisa merasakannya dengan nyaman dan aman di sini tentunya hal ini harus kita rawat dan kita jaga.

Lokasi Mata Air Cikandung.

Suasana pedesaan, sejuk, segar, pemandangan pesawahan bisa kita rasakan di sini, apalagi kalau suasana masih sepi kalian akan merasakan suasana yang luar biasa. Hanya saja, karena tempat ini populer dan murah pasti banyak pengunjung yang datang, kalau mau datang ke sini menikmati suasana sepi di weekend atau hari libur, datanglah pagi sekali. Orang yang datang masih sedikit. Pilihan lainnya datang pas hari biasa karena di sini lumayan sepi. Sambil menunggu sore dan merasakan senja di Mata Air Cikandung.

Banyaknya pengunjung yang berdatangan ke destinasi wisata berlatar alam menunjukan pengelolaan wisata tidak perlu mengubah bentuk alam yang beresiko mengubah suasana alami, pengelola hanya perlu menata dan mengatur agar kealamian obyek wisata masih bisa dinikmati oleh para pengunjung. Tentunya perlu juga edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian alam yang dikunjungi agar rekreasi untuk berlibur dan menghilangkan rasa penat tak mengubah esensi yang malah kedepanya bisa merugikan anak cucu kita apabila kita tak merawat alam yang kita kunjungi.

Senja di Mata Air Cikandung.

Berkunjung ke tempat ini saat musim kemarau mengingatkan saya akan sesuatu. Ada pesan tentunya yang saya dapatkan ketika dibeberapa daerah di Indonesia yang terjadi kekeringan, kekurangan air bersih dan bahkan kebakaran hutan. Kondisi mata air yang masih terjaga ini harus kita syukuri, letak geografis mata air Cikandung ini berdekatan dengan gunung Tampomas bukan tidak mungkin hutan di sekitar Tampomas itu berperan dalam menyediakan cadangan air. Buktinya, dalam musim kemarau, mata air Cikandung ini masih memiliki ketersediaan air walaupun tak sebanyak ketika musim hujan. Hanya yang perlu disadari bahwa semua ini saling berkaitan satu sama lain bukan hanya daerah keluarnya air dari mata air yang perlu dijaga, tapi lingkungan sekitarnya pun demikian. Begitulah pentingnya menjaga alam sebagai titipan anak cucu kita di masa yang akan datang.

Bagi para travelers yang sudah pernah mendaki Gunung Tampomas atau Setelah naik gunung Tampomas melewati jalur Cibeureum, juga bisa mampir untuk menikmati kesegaran mata air Cikandung karena lokasinya yang lumayan berdekatan sekitar 30 menit dari gunung Tampomas. Seperti halnya ketika kita masuk objek wisata berlatar alam sangat penting untuk menjaga kelestarian alam sekitar, jangan sampai kita mengotori apalagi mencemari mata air Cikandung ini.

Menikmati udara segar dan kesegaran air murni dari alam menjadi sebuah kelebihan yang dapat kita rasakan di Destinasi Wisata Mata Air Cikandung ini apalagi dengan ditemani secangkir kopi bersama teman ataupun berwisata bersama keluarga, selain orang dewasa anak kecil juga bisa berenang di Mata Air Cikandung ini karena kedalamannya yang tidak terlalu dalam tentunya dengan pengawasan orang tua.

The post Air Mata Cikandung: Destinasi Wisata Alam di Sumedang appeared first on Travel Blog Indonesia.