Berkunjung ke Kampung Bantuan Warga Jateng di Bekas Gempa Donggala Palu

0
4
views

Berkunjung ke Kampung Bantuan Warga Jateng di Bekas Gempa Donggala Palu.

BNews–NASIONAL— Di Donggala, Kota Palu, bekas gempa bumi dan tsunami tahun lalu, berdiri sebuah kampung bernama kampung Jateng. Kampung ini diinisiasi oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dari hasil bantuan dan gotong royong warga Jawa Tengah.

loading...

Kemarin, orang nomor satu di Jawa Tengah itu,
menyempatkan diri untuk berkunjung ke lokasi tersebut. Disana, gubernur berjumpa
dengan masyarakat korban gempa dan tsunami yang sekarang mulai beranjak kembali
menata hidup mereka.

Di kampung ini, ada 100 kepala keluarga. Mereka
menempati hunian sementara. Kampung Jateng merupakan kawasan hunian sementara
yang dibangun oleh Pemprov dan masyarakat Jawa Tengah di Petobo untuk korban
gempa.

“Waktu itu temen-temen dari Jawa Tengah
menyumbangkan tenaga pikiran dan material untuk saudara-saudara di sini. Waktu
saya datang ini masih kosong kemudian dibangunlah Huntara dan Alhamdulilah bisa
dipakai,” kata Ganjar.

Ganjar mengatakan saat ini pemerintah Sulawesi Tengah
sedang menyelesaikan proses pembangunan hunian tetap untuk warga korban gempa
dan tsunami. Dia berharap pembangunan yang dilakukan di daerah Tondo Kecamatan
Mantikulore, Kota Palu segera rampung.

“Di sekitar Universitas Negeri, Universitas
Tadulako. Semoga masyarakat bisa segera pindah ke sana,” katanya.

Ganjar ke Palu mulanya hendak meresmikan SD Negeri 2
Sirenja Tanjung Padang bantuan warga Jateng pada Rabu (18/9). Namun Ganjar tiba
sehari lebih cepat untuk menengok warga penghuni Kampung Jateng.

Pembangunan hunian sementara untuk korban bencana di Palu waktu itu diakui oleh Astuti, 38, salah satu penghuni, memang diinisiasi oleh Pemprov Jateng. Setelah hunian sementara yang diberi label Kampung Jateng itu jadi beberapa pihak juga langsung melakukan hal serupa.

“Jadi awalnya di sini ada 100 KK. Karena Huntara
ini yang pertama jadi kondisinya sudah agak rusak. Maka beberapa sudah pindah
ke Huntara lain. Sekarang tinggal 78 KK,” katanya.

Tidak hanya rumah, di Kampung Jateng tersebut juga dibangun
fasilitas lain seperti tempat MCK, sanitasi, saluran air.

MASA DEPAN : Anak-anak Donggala menatap masa depan yang cerah setelah mendapatkan bantuan dari Pemprov dan masyarkat Jateng. (Foto : Humas Pemprov jateng)

“Tapi sekarang air susah pak. Droping airnya dulu
hanya enam bulan. Sekarang per kepala keluarga harus iuran Rp15 ribu perbulan
untuk beli air,” kata koordinator ibu-ibu Huntara, Muli, 37.

Selain ke Kampung Jateng, Ganjar juga menengok puing-puing akibat sapuan tsunami yang ada di bibir pantai Kota Palu. Puing Jembatan, perumahan, mall jadi saksi betapa dahsyatnya bencana gempa dan tsunami waktu itu. Bahkan Ganjar nampak termangu saat menyaksikan masjid Apung kebanggaan Kota Palu yang kini nampak setengah tenggelam. (lhr/her)

The post Berkunjung ke Kampung Bantuan Warga Jateng di Bekas Gempa Donggala Palu appeared first on BorobudurNews.