Inilah Sepeda Motor yang Pas Pakai Pertalite Sesuai Kompresi

0
112
views
Sepeda Motor yang Pas Pakai Pertalite Sesuai Kompresi
Sepeda Motor yang Pas Pakai Pertalite Sesuai Kompresi

PT Pertamina (Persero) dan pemerintah kemungkinan akan menghapus bakar minyak (BBM) jenis Premium diganti menjadi Pertalite. Meskipun ada kontroversi tentang kualitas BBM jenis Pertalite yang diklaim tak terlalu signifikan terhadap kinerja mesin serta belum teruji. Sepertinya hilangnya BBM jenis Premium tinggal menunggu waktu saja.

Saat ini BBM jenis premium masih ditemukan di SPBU tertentu saja.

loading...

PT. PERTAMINA (Persero) Merupakan BUMN yang bertugas mengelola penambangan minyak dan gas bumi di Indonesia. Pemerintah mengatur peran Pertamina untuk menghasilkan dan mengolah migas dari ladang-ladang minyak serta menyediakan kebutuhan bahan bakar dan gas di Indonesia melalui UU No.8 tahun 1971. Kemudian melalui UU No.22 tahun 2001, pemerintah mengubah kedudukan Pertamina sehingga penyelenggaraan Public Service Obligation (PSO) dilakukan melalui kegiatan usaha. Kayaknya Bisa dibilang MONOPOLI.

Balik lagi ke Sepeda Motor yang Pas Pakai Pertalite Sesuai Kompresi. Pastikan Motor Anda menggunakan BBM yang sesuai dengan kompresi mesin.

Sepeda Motor yang Pas Pakai Pertalite Sesuai Kompresi

Sepeda motor dengan kompresi mesin 9:1 sampai 10:1 cocok untuk menggunakan pertalite. Sedangkan Sepeda Motor dengan Kompresi lebih dari 10:1 disarankan menggunakan Pertamax.

ilustrasi kompresi sepeda motor
ilustrasi kompresi sepeda motor @youtube
Sepeda Motor Kompresi
Kawasaki Ninja 250 11,3:1
Kawasaki Z250 11,3:1
Kawasaki Ninja RR Mono 11,3:1
Kawasaki Z250SL 11,3:1
Kawasaki Ninja 150 (2-tak) 6,8:1
Kawasaki Estrella  9.0:1
Kawasaki ER-6n 10,8:1
Kawasaki Ninja 650 10,8:1
Kawasaki Vulcan S 10,8:1
Kawasaki Versys 650 10,8:1
Kawasaki Ninja 1000 11,8:1
Kawasaki Ninja ZX-10R 13:1
Kawasaki D-Tracker 250 11:1
Kawasaki KLX 250L 11:1
Kawasaki KLX 150 9,5:1
Kawasaki Dtracker 150 9,5:1
Kawasaki KSR 9,5:1
Kawasaki Athlete  9.8:1
Kawasaki Pulsar 200NS 11:1
Honda Supra X125 FI 9,3:1
Honda Supra X125 Helm In 9,3:1
Honda Revo FI 9,3:1
Honda Blade 125 FI 9,3:1
Honda Verza 9,5:1
Honda New MegaPro FI 9,5:1
Honda CB150R  11.0 :1
Honda CBR150R  11.0 :1
Honda CBR250R  10.7 :1
Honda BeAT FI eSP 9,5:1
Honda Scoopy FI eSP 9,2:1
Honda Vario 110 eSP 9,2:1
Honda Vario 125 eSP 11:1
Honda Vario 150 eSP 10,6:1
Honda PCX 150 10,6:1
TVS Apache 180 9,5:1
TVS Apache 160 9,5:1
TVS Neo 9,35:1
Suzuki Satria F150 10,2:1
Suzuki Alexo 125 9,5:1
Suzuki Nex 9,4:1
Suzuki Address  9.4:1
Suzuki Hayate 9,6:1
Suzuki Inazuma 11,5:1
Suzuki Thunder 125 9,2:1
Yamaha Byson 9,5:1
Yamaha New V-Ixion 10,4:1
Yamaha MT-25 11,6:1
Yamaha YZF-R25 11,6:1
Yamaha YZF-R15 10,4:1
Yamaha Scorpio Z 9,5:1
Yamaha Mio J 9,3:1
Yamaha Mio GT 9,3:1
Yamaha X-Ride 9,3:1
Yamaha Mio M3 125 9,5:1
Yamaha soul GT125 9,5:1
Yamaha Fino FI 9,3:1
Yamaha GT125 10,9:1
Yamaha Xeon RC 10,9:1
Yamaha NMAX 10,5:1

 

Kandungan Oktan

Tingkat kandungan oktan yang pada bensin menjadi sangat penting karena semakin tinggi oktan maka semakin tinggi juga tingkat efisiensi pembakarannya. Hal tersebut akan membuat bensin tidak cepat habis atau terbakar sebelum waktunya. Kalau mesin motor menggunakan bensin yang oktannya rendah, maka kompresi dan suhu tinggi bisa mengakibatkan bensin terbakar sebelum dipantik busi. Dampaknya, tenaga berkurang dan boros bensin.

Itulah Sepeda Motor yang Pas Pakai Pertalite Sesuai Kompresinya. Kebugaran Mesin Motor tergantung apa yang dikonsumsi mesin. Bijaklah memilih bahan bakar yang sesuai. Mesin Motor awet dan enak untuk dikendarai.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of