Jawaban Menteri PAN-RB soal Usulan Dewan Agar Tenaga Honorer Diangkat Jadi PNS Tanpa Tes Dulu

1 month ago ujang Comments Off on Jawaban Menteri PAN-RB soal Usulan Dewan Agar Tenaga Honorer Diangkat Jadi PNS Tanpa Tes Dulu

Berita : Jawaban Menteri PAN-RB soal Usulan Dewan Agar Tenaga Honorer Diangkat Jadi PNS Tanpa Tes Dulu.

loading dulu...

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA – Menteri PAN-RB, Tjahjo Kumolo, menanggapi usulan Komisi II DPR RI.

Usul tersebut agar tenaga kerja honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, pegawai pemerintah non-pegawai negeri, serta tenaga kontrak yang bekerja di instansi pemerintahan secara terus-menerus untuk diangkat sebagai PNS.

Tjahjo Kumolo mengatakan saat ini proses pengangkatan tenaga honorer harus melalui proses penerimaan PNS dan PPPK.

Proses tersebut melalui penilaian yang objektif berdasarkan kompetensi, kualifikasi, serta kebutuhan instansi pemerintah yang bersangkutan.

“Sejak PP Nomor 48 Tahun 2005, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dilarang mengangkat tenaga honorer atau sejenis. Pengangkatan dimaksud secara langsung, bertentangan dengan prinsip sistem merit dan visi Indonesia Maju dalam upaya meningkatkan daya saing bangsa,” kata Tjahjo.

Baca juga: Istri Jadi TKW, Suami di Indramayu Pilih Cari yang Baru, Alasannya Tak Kuat Tahan Kebutuhan Biologis

Baca juga: Kasus Longsor Cimanggung, Polisi Sudah Minta Keterangan Saksi Ahli, Tinggal dari Pihak Developer

“Pengangkatan secara langsung menghilangkan kesempatan putra-putri terbaik bangsa menjadi bagian dari pemerintah, karena tertutupnya peluang akibat diangkatnya tenaga honorer tanpa seleksi,” ujar dia.

Usulan Komisi II DPR RI disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPR RI Syamsurizal ketika melakukan rapat kerja dengan pemerintah

Usulan tersebut merupakan satu dari lima hal yang diusulkan legislatif di dalam Rancangan Undang-Undang perubahan atas UU Aparatur Sipil Negara yang saat ini berlaku.

“Materi muatan rancangan UU meliputi pengangkatan tenaga honorer, tenaga honorer pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, pegawai pemerintah nonpegawai negeri, dan tenaga kontrak yang bekerja di instansi pemerintahan secara terus menerus serta diangkat berdasarkan keputusan yg dikeluarkan sampai 15 Januari 2014, wajib diangkat menjadi PNS secara langsung, dengan mempertimbangkan batas usia pensiun,” jelas Samsyurizal dalam rapat kerja dengan pemerintah, Senin (18/1/2021).

Di dalam poin tersebut dijelaskan, pengangkatan pegawai honorer sebagai PNS bisa dilakukan dengan mekanisme seleksi administrasi berupa verifikasi dan validasi data surat keputusan pengangkatan.

Pengangkatan pegawai honorer atau kontrak menjadi PNS juga memprioritaskan mereka yang bekerja dengan masa kerja paling lama serta bekerja di bidang fungsional, administrasi, dan pelayanan publik.

“Selain itu mempertimbangkan masa kerja, gaji, ijazah pendidikan terakhir, dan tunjangan yg diperoleh sebelumnya,” jelas Syamsurizal.

Baca juga: Mobil RI 1 Terjang Banjir, Tidak Mogok, Saat Jokowi Tinjau Kabupaten Banjar di Kalimantan Selatan

Baca juga: Agnez Mo Ungkap Perlakuan Tak Biasa Ariel NOAH 3 Tahun Lalu di Muka Umum, Ternyata Disuruh Disimpan

Pihaknya pun mengatakan, pengangkatan tenaga honorer dan sejenisnya menjadi PNS dilakukan oleh pemerintah pusat, serta bila tak bersedia diangkat sebagai PNS, yang bersangkutan akan diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “DPR Usul Honorer Diangkat Jadi PNS Tanpa Tes, Ini Tanggapan Pemerintah

loading...