Jelang Debat Capres Ke-2, Masyarakat Sipil Datangi KPU, Ini yang Dilakukan

Informasi dan Berita Terkini


JAKARTA. NNC – Komisioner KPU RI , Ilham Saputra menerima sejumlah kelompok anak muda yang menamakan diri #Bersihkan Indonesia di Gedung KPU Jalan Imam Bonjol, Menteng. Jakarta Pusat, Senin (11/2/2019).

Ada pun delegasi yang datang beraudiensi dengan KPU berasal dari sejumlah lembaga LSM diantadanya Yayasan Indonesia Cerah yang diwakili oleh Adhityani Putri, Margareta Putri,
Irfan Toni Herlambang sebagai juru bicara serta sahabatnya yang lain.

Kedatangan Masyarakat Sipil di KPU untuk menyampaikan aspirasinya terkait tema debat capres ke-2 pada Minggu (17/2/2019) yang mengangkat isu Energi, lingkungan hidup, infrastruktur, pangan dan sumber daya alam. Mereka ingin mengetahui sejauh mana komitmen dan program kerja para capres dalam transisi nyata ke energi yang tidak menghasilkan emisi dan merusak lingkungan seperti batu batubara.

“Kami ingin masa depan nergi ini bersih. Tujuannya agar paslon capres memiliki komitmen yang jelas dan terukur untuk melakukan tindakan nyata mewujudkan kedaulatan energi yang bersih dan tidak merusak lingkungan. Kami dari gerakan bersihkan Indonesia, merupakan gerakan non partisan yang didorong oleh 35 organisasi masyarakat sipil di Indonesia,” kata wanita yang disapa Dhitri itu.

loading...

#Bersihkan Indonesia, kata dia, sekurangnya ada 4 poin pernyataan dan pembahasan yang ingin diusulkan kepada KPU dan kedua paslon capres atau dibahas lebih lanjut sesuai dengan manifest bersihkan Indonesia.

“Pertama,bagaimana strategi capres untuk melepaskan diri dari ketergantungan terhadap energi fosil. Karena, sejauh ini belum ditemukan penjelasan lebih rinci dari program kedua capres,padahal masalah ketergantungan fosil ini telah membebani perekonomian kita baik secara fiskal maupun lingkungan,” kata dia.

Kedua, bagaimana strategi capres untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan. Menurutnya, kedua capres telah mencantumkan visi mereka soal pengembangan energi terbarukan namun belum terlihat bagaimana mekanisme yang tepat dan terukur dalam mendorong percepatan pengembangan energi terbarukan tersebut.

“Ketiga yang ingin di usulkan agar dapat diusulkan adalah bagaimana strategi capres untuk memperbaiki tata kelola energi dan ketenaga listrikan,” jelas juru bicara #membersihkan Indonesia, Margaretha Quina.

Dijelaskan,masalah utama penopangan energi listrik di Indonesia adalah batubara di mana energi fosil tersebut telah terbukti menjadi salah satu penyumbang emisi karbon terbesar di dunia. Bahwa sejumlah kajian juga telah menyoroti dampak aset terpinggirkan yang justru merugikan Indonesia apabila tetap menyandarkan pasokan energi listriknya dari PLTU batubara.

Menanggapi hal ini, Komisioner KPU Ilham mengatakan, pihaknya telah menunjuk para panelis untuk menyusun materi debat sesuai dengan isu tema yang diangkat dalam debat tersebut.

“Tentunya disinkronisasikan dengan materi yang sudah dipersiapkan oleh para panelis,” kata Ilham.

sumber : netralnews.com

powered by Surfing Waves
loading...

|
Baca Lagi
close