Kasus Longsor Cimanggung, Polisi Sudah Minta Keterangan Saksi Ahli, Tinggal dari Pihak Developer

1 month ago ujang Comments Off on Kasus Longsor Cimanggung, Polisi Sudah Minta Keterangan Saksi Ahli, Tinggal dari Pihak Developer

Berita : Kasus Longsor Cimanggung, Polisi Sudah Minta Keterangan Saksi Ahli, Tinggal dari Pihak Developer.

loading dulu...

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG – Aparat kepolisian terus mendalami kasus longsor di Kampung Bojongkondang, RT 03/10, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Kasus tanah longsor yang terjadi pada Sabtu (9/1/2021) itu menyebabkan sebanyak 40 orang meninggal dunia.

Banyaknya korban diakibatkan terjadinya longsor susulan ketika sedang mengevakuasi akibat longsir pertama.

Selain mendalami penyebabnya, polisi juga melakukan penyelidikan terkait perizinan Perumahan Pondok Daud dan Perumahan PT Satria Bumintara Gemilang (SBG) karena keduanya saling berkaitan berkenaan longsor itu.

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, mengatakan, dalam mendalami penyebab longsor ini, pihaknya sudah meminta keterangan saksi, baik dari saksi ahli maupun saksi dari pihak warga kedua perumahan.

“Kalau warga yang dimintai keterangan sudah banyak, ada lima sampai enam orang,” ujarnya saat ditemui di Posko SAR Cimanggung, Senin (18/1/2021) malam.

Selain itu, pihaknya juga sudah meminta keterangan saksi ahli dari geologi Unpar, IPB, dan Kementerian PUPR yang sudah meninjau lokasi longsor beberapa waktu lalu.

Baca juga: Mobil RI 1 Terjang Banjir, Tidak Mogok, Saat Jokowi Tinjau Kabupaten Banjar di Kalimantan Selatan

Baca juga: INI HASIL Kerja Polisi di Kasus Raffi Ahmad Hadiri Pesta Ulang Tahun Pengusaha Makanan Siap Saji

Eko memastikan, proses penyelidikan ini dilakukan dengan bantuan saksi ahli yang sama dengan saksi ahli yang membantu Pemkab Sumedang dalam menerangkan kondisi geologi lokasi longsor.

“Ahli juga sudah kita lakukan pemeriksaan, itu ahli yang sama dengan yang digunakan oleh Pemkab Sumedang, supaya keterangannya tidak tumpang-tindih,” kata Eko.

Eko mengatakan, saksi ahli yang dimintai keterangan itu di antaranya ahli yang sempat menentukan jarak aman longsor tersebut sejauh 30 meter.

Baca juga: Istri Jadi TKW, Suami di Indramayu Pilih Cari yang Baru, Alasannya Tak Kuat Tahan Kebutuhan Biologis

“Sekarang kita tinggal menunggu pemeriksaan dari pihak developer untuk melengkapi dokumen,” kata Eko.

Setelah itu, pihaknya akan melakukan gelar perkara di akhir penyelidikan ini untuk menentukan apakah statusnya layak dinaikkan ke penyidikan atau tidak. (*)

loading...