Korut Ancam Batalkan Pertemuan dng Trump karena Permintaan Unilateral Nuclear Abandonment


Korea Utara mengancam untuk membatalkan pertemuan antara pemimpinnya, Kim Jong Un, dengan Presiden Trump jika Amerika Serikat bersikeras untuk meminta pelenyapan senjata nuklir secara unilateral (“unilateral nuclear abandonment”).

Dalam pernyataannya hari ini, Wakil Menlu Korea Utara Kim Kye-kwan menolak permintaan AS untuk membongkar program nuklir mereka dalam waktu singkat seperti yang dilakukan Libya 15 tahun lalu. Usulan pembongkaran tersebut diajukan oleh John Bolton, penasehat keamanan nasional Trump yang baru.

“Jika Amerika Serikat berusaha memojokkan kami dengan permintaan unilateral nuclear abadonment, kami tidak tertarik lagi dengan dialog dan akan mempertimbangkan ulang pertemuan Korea Utara dan AS,” demikian pernyataan Korea Utara.

Pernyataan tersebut muncul beberapa jam setelah media pemerintah Korea Utara memperingatkan bahwa pertemuan tersebut akan dibatalkan untuk memrotes latihan militer gabungan AS dan Korea Selatan yang akan dimulai minggu ini.

Korea Utara sebelumnya telah menunjukkan penerimaannya terhadap latihan militer gabungan tersebut. Namun hari ini, mereka memutuskan untuk menunda pertemuan tingkat tinggi dengan Korea Selatan sebagai protes terhadap latihan militer tersebut.

Kementrian Luar Negeri AS menyatakan bahwa mereka masih dalam status mempersiapkan pertemuan dengan Kim Jong Un tanggal 12 Juni sembari mengingatkan bahwa Kim sebelumnya telah menerima akan diadakannya latihan militer gabungan.

Dengan perubahan sikap tersebut, pemerintah Korea Utara kembali menunjukkan sikap yang tak dapat diprediksi. Menarik untuk diikuti bagaimana respon pemerintahan Trump dan Korea Selatan terhadap sikap Korea Utara tersebut.

Twitter @AmerEurope

Ilustrasi dari https://nypost.com/2018/05/09/trump-will-reportedly-meet-with-kim-jong-un-in-singapore/

sumber : kumparan.com

loading...
loading...