Melihat Jernihnya Mata Air Senjoyo

0
5
views

Melihat Jernihnya Mata Air Senjoyo

Lokasi Mata Air Senjoyo sangat dekat sekali dengan perbatasan Kota Salatiga. Sebenarnya sudah masuk Kabupaten Kabupaten Semarang, namun orang-orang sering mengira berada di Kota Salatiga. Tepatnya berada di Jl. Senjoyo IV, Kec. Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Dari Terminal Tingkir menuju kearah selatan, lalu belok kiri ke Jalan Senjoyo IV. Jaraknya sekitar 2 kilometer. Akses jalannya sudah beraspal dan mulus. Ikuti petunjuk jalan saja sangat gampang. Aneh juga rasanya di dekat Kota ada sumber mata air yang dikelilingi pepohonan rindang.

loading...

Pengunjung tidak ada tiket masuknya, hanya membayar biaya parkir sebesar Rp3.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Dari area parkir, kita bisa melihat sungai kecil yang diatasnya sudah berjejer bangku-bangku sehingga pengunjung bisa menyeduh kopi sambil mencelupkan kakinya di aliran sungai yang bersih. Saking bersihnya, air dari mata air ini dipakai Pemkot Salatiga untuk didistribusikan melalui PDAM. Jika tak mau menyeberang lewat sungai, kita bisa melewati jembatan yang sudah ada.

Kapal yang disewakan Rp10.000 per 15 menit untuk satu rombongan.

Mata Air Senjoyo memiliki 3 kolam. Satu kolam berukuran sangat besar untuk bermain kapal dan yang lainnya beruoa kolam pemandian kecil untuk anak-anak dan kolam untuk orang dewasa. Kolam besar fungsinya sih buat naik kapal dengan harga sewa Rp10.000 per 15 menit. Biasanya 1 kapal dipakai untuk rombongan. Jenis kapalnya sendiri ada yang berbentuk bebek atau kapal biasa. Di kolam besar inilah gerombolan ikan nila, emas, dan koi bisa terlihat. Mungkin karena airnya jernih dan terkena pembiasan sehingga tampak dangkal atau sebenarnya memang dangkal? Saya kurang tau.

Kemudian ada kolam anak-anak yang memiliki kedalaman sekitar 30 cm. Didalamnya ada ikan-ikan koi dan nila berukuran besar. Pengunjung biasanya hanya duduk-duduk sambil menyelupkan kakinya ke air atau berendam sambil memberi makan ikan. Untuk pakan ikan harganya Rp2.000 rupiah per biji atau Rp5.000 per 3 biji.

Kolam dewasa sedalam 50 cm dengan air yang jernih.

Kolam terakhir adalah kolam untuk orang dewasa. Kedalamannya hanya sekitar setengah meter. Namun kolam ini tidak memiliki ikan-ikan yang berwarna-warni, adanya ikan kecil berwarna hitam. Airnya terlihat jernih dan cukup dingin sih. Pengunjung juga dapat menyewa ban untuk berenang seharga Rp5.000. Ban untuk berenang tersedia di dekat kolam renang, jadi tidak usah repot-repot bawa dari rumah.

Di sekitar lokasi juga terdapat ruang ganti yang bisa disewa dengan harga Rp2.000. Bila ingin menggunakan toilet, kita perlu membayar Rp2.000. Sayangnya lokasi tolilet sangat jauh, tepatnya berada di dekat parkiran. Jadi biasanya pengunjung akan membilas badan dan memakai shampo di sumber mata air. Sayangnya sampah shampo dan sabun sebagian tercecer sehingga sedikit mengotori tempat yang indah ini.

Bagi pengunjung yang ingin menjalankan ibadah sholat, terdapat mushola di dalam lokasi wisata atau bisa juga meminjam tikar pada penjaga warung. Untuk makanan harganya relatif murah. Saya sempat memesan teh hangat seharga Rp2.000 saja. Oh iya, kalau lupa membawa tas untuk menyimpan pakaian basah, kita bisa minta ke penjaga warung saja.

Di sekitar sungai juga ada playground untuk anak seperti jungkat-jungkit dan seluncuran. Mereka juga terlihat bermain-main disekitar sungai. Pengunjung Mata Air Senjoyo didominasi remaja dan anak-anak yang kebanyakan memang berniat berenang. Saya sempat mencoba berenang sebentar. Airnya jernih dan tidak berasa. Pengunjung di kolam dewasa banyak yang sambil minum kopi atau teh panas. Sesekali terlihat bocah-bocah melompat ke air sambil riang gembira. Saya sempat ganti baju di belakang gubuk karena lebih dekat dan irit. Saya juga melihat ada pengunjung yang ogah mandi hanya karena toilet yang agak jauh. Saya pikir di dekat kolam tidak hanya perlu ada ruang ganti tapi perlu juga disediakan toilet yang bisa dipakai membilas badan dan buang air.

 

The post Melihat Jernihnya Mata Air Senjoyo appeared first on Travel Blog Indonesia.