Nakes dan Lansia Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19

4 months ago ujang Comments Off on Nakes dan Lansia Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19

Berita : Nakes dan Lansia Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19.

loading dulu...

JPOL – Prioritas pemberian Vaksin Covid-19 akan lebih ditujukan kepada nakes dan lansia terkait dengan rencana pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang menyatakan bahwa distribusi vaksinasi Covid-19 di Tanah Air akan dimulai pada minggu kedua atau pertengahan bulan Januari 2021.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi.

Siti Nadia mengatakan pihaknya optimistis jadwal pemberian vaksin tak akan molor dari jadwal yang sudah ditentukan. Namun demikian Prioritas pemberian Vaksin Covid-19 akan lebih ditujukan kepada nakes dan lansia.

“Kami rasanya cukup optimistis bisa sesuai dengan jadwal atau penjajakan yang sudah disusun bahwa vaksinasi bisa dimulai minggu kedua atau ketiga Januari 2021,” kata Siti Nadia dalam konferensi persnya pada Minggu (3/1/2020).

Siti Nadia mengatakan, ada sejumlah masyarakat yang akan menjadi prioritas untuk diberikan vaksinasi Covid-19 pada tahap pertama.

Pertama, adalah tenaga kesehatan atau nakes yang akan menjadi prioritas utama. Kedua, yakni petugas publik. Ketiga, orang tua yang sudah lanjut usia atau lansia.

Nadia mengaku optimistis karena melihat perkembangan uji klinis di Turki dan Brazil yang menunjukkan hasil yang cukup baik.

Selain itu, uji klinis yang dilakukan oleh Universitas Padjajaran juga berjalan positif, sehingga dirinya meyakini jadwal vaksinasi tidak akan molor.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, vaksinasi Covid-19 akan rampung dalam 15 bulan atau selesai pada Maret 2022 mendatang.

Pihaknya menargetkan penerima vaksin sampai periode tersebut bisa mencapai 181,5 juta orang. Dia menjelaskan program vaksinasi Covid-19 ini akan dibagi menjadi dua periode.

Periode pertama akan dilakukan pada Januari hingga April 2021. Selama periode tahap pertama, akan diberikan kepada 1,3 juta tenaga kesehatan yang tersebar di 34 provinsi.

Lalu, vaksin Covid-19 juga akan diberikan kepada 17,4 juta petugas publik. Jika vaksin tersebut terbukti aman, maka akan dilanjutkan dengan memberikan kepada kelompok lansia.

“Tahap selanjutnya adalah masyarakat lansia di atas 60 tahun yang jumlahnya sekitar 21,5 juta,” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Selanjutnya, untuk periode kedua, vaksinasi akan dilakukan pada April 2021 hingga Maret 2022. Selama periode itu, akan diberikan kepada masyarakat rentan di daerah dengan risiko penularan tinggi sebanyak 63,9 juta orang.

Terakhir, vaksin disuntikkan kepada masyarakat umum dengan pendekatan klaster sesuai dengan ketersediaan vaksin. Targetnya akan ada 77,4 juta orang yang menerima vaksin gratis tersebut.

Budi menargetkan, vaksinasi Covid-19 akan dilakukan terhadap 67 sampai 70 persen penduduk atau sekitar 181 juta orang.

Hal tersebut dilakukan untuk memunculkan herd immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona.

Untuk mencapai target herd immunity, pemerintah menyiapkan 426 juta dosis vaksin untuk 181 juta penduduk itu.

Ini sebagaimana sesuai dengan standar Badan Kesehatan Dunia (WHO), setiap penduduk akan mengikuti dua kali penyuntikan atau dua dosis vaksin.

loading...