Pemuda yang Bunuh Diri Terjun ke Laut Selatan Sudah Ditemukan, Ternyata Warga Cilacap

9 months ago ujang Comments Off on Pemuda yang Bunuh Diri Terjun ke Laut Selatan Sudah Ditemukan, Ternyata Warga Cilacap

Berita : Pemuda yang Bunuh Diri Terjun ke Laut Selatan Sudah Ditemukan, Ternyata Warga Cilacap.

loading dulu...

Laporan wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Pemuda yang nekat menceburkan diri ke ganasnya laut selatan di Pantai Bojong Salawe Blok Hamparan Tapas Dusun Buniayu Rt 01 RW 02 Desa Karangjaladri Parigi Kabupaten Pangandaran Jumat (29/5) pukul 05:20 WIB lalu ternyata warga Kedung Reja, Cilacap.  

Korban yang  kemudian diketahui bernama Sabar Nurhakim (25) tersebut ditemukan sudah jadi mayat.

Jasad korban ditemukan tergeletak dalam kondisi telentang tanpa pakaian di sisi pantai Blok Ponco Waru Dusun Sucen, Desa Cibenda Parigi Kabupaten Pangandaran, Sabtu (30/5) pukul 17.30 sore.

Korban ditemukan sehari setelah nekat menceburkan diri ke laut.

Korban sempat dua hari semalam terkatung-katung terseret ganasnya gelombang laut.

Dari informasi yang diperoleh Tribun, korban pertama kali ditemukan oleh Iwan alias Carles (43) warga Dusun Cibenda Desa Cibenda Parigi yang Sabtu (30/5) sore.

Iwan sedang menjaring ikan di pantai Blok Ponco Waru Sucen.

Tiba-tiba memergoki sesosok mayat laki-laki sudah terdampar di sisi pantai dengan kondisi tertelentang dan tidak memakai pakaian.  

Saat ditemukan jasad korban sudah membengkak.

Saksi kemudian memberitahukan kejadian tersebut ke berbagai pihak. Informasi pun sampai ke Polsek Parigi.

Sabtu (30/5) malam itu juga jasad korban dievakuasi dari pantai dengan melibatkan petugas dari POlsek Parigi, Satpol Air Pangandaran, Koramil Parigi, Basarnas, Tim medis dari Puskesmas Parigi.

Jasad korban dari pantai dievakuasi dengan menerapkan protocol kesehatan oleh petugas yang memakai alat pelindung diri (APD).

Sewaktu nekat menceburkan diri ke laut di sisi Pantai Bojong Salawe, Jumat (29/5) pagi korban meninggalkan begitu saja sepeda motor mio pelat nomor R.

“Hari Jumat itu juga siang harinya pihak keluarga sudah berdatangan ke Parigi.  Sudah ramai di grup WA, ada motor korban di sisi pantai,” ujar Kapolsek Parigi AKP Iwan Sukarelawan kepada Tribun Minggu (31/5).
 Dan identitas korban benar-benar terkuak setelah ayah korban, Maskur (50) menyaksikan jasad korban disemayamkan di ruang Puskesmas Parigi. Maskur meyakini bahwa korban adalah anaknya dari ciri khusus berupa tahi lalat di sebelah kanan antara pipi dan mulut. Serta ada tanda di telinga (andri m dani)

loading...