Satu Orang Meninggal Dunia Akibat Tebing 100 Meter di Ciambar Sukabumi Longsor, Tiga Rumah Rusak

2 months ago ujang Comments Off on Satu Orang Meninggal Dunia Akibat Tebing 100 Meter di Ciambar Sukabumi Longsor, Tiga Rumah Rusak

Berita : Satu Orang Meninggal Dunia Akibat Tebing 100 Meter di Ciambar Sukabumi Longsor, Tiga Rumah Rusak.

loading dulu...

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI – Satu orang meninggal dunia akibat tebing setinggi 100 meter di Kampung Awilega, RT03/08, Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, longsor.

Longsornya tebing itu membuat tiga rumah warga tertimbun.

Selain satu orang meninggal dunia, dua lainnya terluka.

Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunJabar.id, bencana longsor tersebut terjadi Sabtu (1/5/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kecamatan Ciambar, Dedi Supianto, mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan adanya bencana longsor itu dari masyarakat sekitar pukul 16.15 WIB.

“Tebing setinggi 100 meter dengan panjang mencapai 30 meter tersebut longsor diduga karena adanya resapan air dari sawah. Sehingga dan tebing itu tidak bisa menahanya sehingga terjadi longsor,” kata dia melalui keterangan tertulis.

Baca juga: Tanah Longsor dan Banjir di Pulau Adonara Flores Timur, Puluhan Orang Meninggal Dunia

Akibat longsor itu, kata dia, mengakibatkan tiga rumah warga terkena material tanah, dua rumah di antaranya mengalami rusak berat.

“Selain itu, ada satu warga yang meninggal dunia, dan dua orang lainnya mengalami luka berat dan saat ini sudah dibawa ke tempat pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapat perawatan, serta sembilan jiwa terdampak,” ucapnya.

Baca juga: Saat Rusmini Asyik Masak di Dapur Tiba-tiba Tanah Longsor Timbun Rumah, Nyaris Renggut Nyawanya

Selain itu, ia mengatakan, ada 10 petak sawah milik warga yang rusa, ratusan ternak bebek terdampak, serta satu unit kendara roda dua rusak karena tertimbun material longsor.

“Hingga saat ini, sejumlah anggota Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten dibantu personel TNI/Polri dan warga masih membersihkan material longsor,” katanya. (*)

loading...